Dalam kajian keilmuan manajemen kinerja, terdapat beberapa gap yang perlu dijembatani agar ilmu tersebut dapat menghadirkan kebermanfaatan yang optimal. Gap pertama adalah gap penyampaian, dimana sumber utama tempat ilmu manajemen kinerja berkembang umumnya menggunakan Bahasa akademis dan data-data akademis yang membuat materi utama keilmuan ini relatif sulit dicerna oleh para praktisi dan a…